- Patroli Koramil 03/Legok Tegakkan Keamanan Wilayah Legok
- Polsek Kronjo Gelar Apel Siaga Bencana
- Wujud Peran Aktif Babinsa di Wilayah Binaan, Hadiri Musrenbang
- Danramil Kresek Dampingi Bupati Tinjau Rumah Roboh Kresek
- Koramil Legok Kawal Panen Jagung Perkuat Ketahanan Pangan Cisauk
- Danramil Rajeg Hadiri Pembukaan SPPG Mekarsari 3
- Intensifkan Keamanan Wilayah Koramil 11/Pasar Kemis Patroli Malam
- Polresta Pangkalpinang Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba Cair Dalam Pod Vape
- Kapolres Bangka Barat Beri Motivasi Anggota Ikuti Seleksi SIP 2026: Jangan Takut Gagal, Terus Berjua
- Polsek Cikupa Laksanakan PECAK Strong Point Sore Hari, Antisipasi Kemacetan dan Laka Lantas
Laksa Betawi yang Menggugah Selera international
Makanan khas betawi yang satu ini memang sudah agak jarang bisa ditemui. Namun bukan berarti punah. Di beberapa lokasi tertentu, anda masih bisa menemukan Laksa betawi. Bagi anda yang belum mengetahui apa itu Laksa Betawi, Laksa betawi adalah Penganan berjenis mie yang diberi bumbu. Laksa Betawi memiliki kuah berwarna kekuningan. Campuran udang rebon yang ada dalam kuah laksa, membuat rasanya menjadi segar dan di padu aroma khas udang.
Selain itu, Makanan ini menggunakan Ketupat. Isi dari ketupat laksa betawi adalah irisan ketupat, telur, kemangi, tauge. kucai, bihun, perkedel, dan bawang goreng, serta kuahnya yang kental dengan taburan udang kering. Namun ada yang bilang bahwa Bihun dan perkedel hanya variasi tambahan dari laksa, bukan bawaan asli nya.
Cara lain untuk menikmati Laksa adalah menggunakan Semur betawi. Paduan rasa manis pada semur, tentu nya akan menambah rasa gurih di lidah. Namun hal ini bukan suatu keharusan. Tergantung selera masing-masing.
Cara mengolah Laksa Betawi
Mengolah laksa betawi susah-susah gampang. Bumbunya sederhana, terdiri dari kunyit, lengkuas, sereh, daun salam, daun jeruk, jahe, jintan, lada, temu kunci, serta dua kilogram udang rebon. Semua bumbu dihaluskan dengan lumpang lalu ditumis dan dicampur dengan santan cair.
Bumbu baru ditambahkan dengan santan kental. Proses ini dilakukan sampai tiga kali. Sejak dahulu hingga sekarang. Dengan proses yang agak rumit, tidak aneh kalau makanan ini jadi agak langka. Orang maunya langsung jadi tanpa memikirkan cara pembuatannya.









